Laporan pertemuan internasional antar mitra Asosiasi Lokal Wikimedia 2011

Pada tanggal 25-27 Maret 2011 dua perwakilan Wikimedia Indonesia berangkat ke Konferensi Wikimedia 2011 bertempat di Berlin, Jerman. Pada pertemuan ini hadir sekitar seratus orang dari 31 negara dari enam benua yang memiliki organisasi asosiasi lokal Wikimedia.

Kedua perwakilan Wikimedia Indonesia dibiayai tiket dan penginapan oleh Wikimedia Jerman, sedangkan seluruh biaya lainnya mulai dari visa, biaya bandara, transport, dan makan dibiayai oleh sendiri.

Hari pertama, 25 Maret 2011

  • Sekitar 15 asosiasi lokal termasuk Wikimedia Indonesia mempresentasikan selama tiga menit status asosiasi masing-masing. Presentasi dibawakan oleh Mariyanah pada acara yang dinamakan State of The Chapter tentang proyek-proyek Wikimedia Indonesia. Desain presentasi dibantu oleh Irfan Toni Herlambang dan dikirimkan sebelum keberangkatan bersama poster ilustrasi proyek Wikimedia Indonesia 2011.
  • Presentasi yang menarik dibawakan oleh Wikimedia Ukraina yang mempelesetkan moto Wikipedia “Be Bold” (berani) dengan “Be Bald” (botak) karena keduanya botak, Wikimedia Macedonia mengadakan acara pemilihan Miss Wiki dan pemenangnya adalah satu-satunya wanita yang mendaftar.
  • Dana: Wikimedia Jerman memperlihatkan perolehan penggalangan dana 2010 sekitar dua juta euro, lebih besar satu juta euro dari anggaran, sementara banyak asosiasi lokal lainnya sulit mengadakan aktifitas karena kekurangan dana. Namun kerjasama antar asosiasi tampaknya sulit untuk dilakukan karena organisasi independen serta harus menyelami ego masing-masing pemimpin asosiasi ini sendiri. Kecenderungan yang terbaca dari pertemuan ini adalah banyak asosiasi lokal yang berpikir untuk mengikuti Wikimedia Jerman menjadi profesional, dibandingkan bekerja sama antar chapter. Sementara pertemuan selama 10 menit dengan Wikimedia Foundation, Barry Newstead, mengungkapkan bahwa WMF lebih senang apabila chapter yang kekurangan uang untuk aktifitasnya bisa meminta chapter yang kelebihan/ banyak uang – sayangnya, bahkan sebelum ia sempat berpikir begini, hal ini sudah didahului oleh Wikimedia Indonesia yang menawarkan kerjasama pada Wikimedia Jerman dan ditolak dengan alasan, “Penyumbang dari Jerman akan marah apabila uangnya digunakan untuk keuntungan wikipediawan dari negara lain.” Wikimedia Italia yang mengakui memiliki dana, tampak takut untuk masuk dalam konsep kerjasama dan menawarkan penerjemahan video mereka saja, dibandingkan mengeluarkan dana mengajari chapter lain cara membuatnya.
  • Profesional vs Sukarelawan: Hanya Wikimedia Perancis yang teguh dalam pendiriannya bahwa organisasi adalah organisasi sukarelawan, siapapun dan apapun yang dilakukan organisasi seharusnya memberi keuntungan sebanyak-banyaknya untuk sukarelawan. Tidak seperti asosiasi lokal lainnya, anggota chapter ini (Perancis) membludak hingga ribuan orang, dan mereka dengan aktif bertanya dan menawarkan bantuan untuk para chapter lainnya yang membutuhkan – termasuk menyanggupi kerjasama dengan Wikimedia Indonesia.

Hari kedua, 26 Maret 2011

Kue ulang tahun Wikimedia Belanda

  • Presentasi dilanjutkan dengan 15 chapter lainnya. Presentasi yang menarik dari Wikimedia US-New York yang menyebar luaskan ideologi Wikipedia dengan sangat bersemangat, karena waktu yang terbatas (3 menit), semakin mendekati akhir semakin cepat mereka berbicara sementara pengingat waktu (botol gelas yang diketuk dengan sendok) terus menerus dibunyikan. Wikimedia Norwegia membawakan presentasi yang didesain sangat menarik: hanya satu halaman, namun melingkup seluruh hal yang penting.
  • Erik Moeller (WMF) membawakan sesi menurunnya kontributor Wikipedia.
  • Moushira (WMF) mengingatkan bahwa Wikimedia Indonesia belum menandatangani perjanjian asosiasi WMF-WMID yang dijawab akan didiskusikan pada saat RUA 4 di bulan Desember 2011.
  • Kelas hibah: kelas tentang hibah yang tadinya dikira sebagai diskusi, ternyata bentuknya lebih ke presentasi yang dibawakan Asaf Bartov (WMF), disini ditanyakan mengapa perolehan dana 16 juta dolar US oleh WMF, namun alokasi hibahnya hanya 250 ribu dolar, yang dijawab dengan tidak tahu dan kemudian ditimpali dengan berita bagus dimana alokasi dana menjadi 450 ribu dolar dan terbuka tidak hanya untuk chapter, namun organisasi lain juga. Siska Doviana dari Wikimedia Indonesia menimpali dengan bagaimana organisasi lain yang lebih berpengalaman mungkin malah diuntungkan dengan hibah tersebut, sementara organisasi Wikimedia sendiri yang tidak berpengalaman bisa jadi kesulitan dalam meminta hibah – namun ditanggapi bahwa hal ini bukan kompetisi.
  • Wikimedia Belanda berulang tahun dan mempersembahkan kuenya untuk para delegasi sebelum di “sunting” beramai-ramai.
  • Malam ini seluruh delegasi “ditraktir” oleh Wikimedia Perancis naik perahu sepanjang sungai Spree yang melintasi Berlin. Beberapa delegasi menari dengan bersemangat dibawah dek, dan perjalan pulang dengan berjalan kaki ke penginapan tampaknya suhu menembus minus lima.

Hari ketiga, 27 Maret 2011

Global Melt Dinner

  • Hari ketiga berlangsung singkat, Wikimedia Afrika Selatan diumumkan secara resmi sebagai mitra Asosiasi Lokal ke-31. Delegasi dari Indonesia lebih berkonsentrasi untuk mendapatkan makan siang yang layak di luar konferensi, karena makanan yang disajikan dari gedung “hijau” adalah jenis makanan vegetarian. Banyak kelas di konferensi dirasakan tidak berbobot karena hanya menyentuh bagian luar saja, sementara banyak “masalah dalam” yang tidak dibicarakan secara resmi, namun diobrolkan diluar konferensi baik pada makan pagi ataupun pada wisata perahu.
  • Pada malam hari delegasi Wikimedia Indonesia mengadiri acara Global Melt Dinner untuk menemui mantan pegawai Creative Commons Michelle Thorne dan Alex dari CC Poland.
  • Informasi yang didapat dari pertemuan dengan Michelle Thorne adalah:
  • Michele memberikan kontak khusus yang mengurusi Creative Commons di Asia – Ms. Chiaki – CC Asia Projects Coordinator.
  • Michele juga sedikit merefresh, tujuan dari CC itu sendiri adalah bagaimana masyarakat bisa mengerti cara kerja/menggunakan lisensi/hak cipta. Tahap pertama yang dapat dilakukan adalah mencari/membangun komunitas yang memiliki ketertarikan atau memiliki kepentingan atas hak cipta/lisensi, sambil berjalan dokumen CC dapat diterjemahkan untuk dapat di gunakan pada saat diskusi publik, legal adoption dan seterusnya.
  • Beberapa hal yang perlu diperhatikan perihal penerapan CCid untuk Cultural heritagedigital copy shared, dan traditional protected. Seperti yang terjadi di Colombia, masyarakat tradisional ingin melindungi, sedangkan CCid tujuannya untuk dapat di share.
  • Alex, CC Poland, memberikan masukan, bahwa kita (CCid) dapat menjadikan Wikipedia sebagai model, karena sudah menggunakan lisensi CC. CC Poland juga memberikan contoh, mereka menyerah untuk mensosialisasikan CC pada kalangan artis, karena sebagian artis sudah memiliki pengacara sendiri. Oleh karena itu, Alex dan Michele juga menyarankan untuk bisa membuat lokakarya di sekolah-sekolah hukum dan mengajak serta komunitas pengacara.
  • Contoh negara asia yang sedang melakukan sosialisasi/adopsi CC adalah Vietnam.
Sidebar