Sejarah Mengenai Suku Betawi di Jawa Barat

Sejarah Mengenai Suku Betawi di Jawa Barat

Sejarah Mengenai Suku Betawi di Jawa Barat

Betawi adalah suku bangsa Indonesia yang mendiami kawasan ibukota Indonesia, yakni Jakarta. Karena Jakarta merupakan pusat kota maka Betawi merupakan keturunan yang berasal dari berbagai macam suku bangsa dari Indonesia. Sebelum Betawi, Jakarta sebenarnya telah lebih dulu ditinggali oleh orang Jawa, Bali, Arab, Melayu, Makassar, Bugis, Tionghoa dan Ambon. Jadi suku Betawi lahir dari percampuran beberapa suku tersebut.

Sejarah Mengenai Suku Betawi di Jawa Barat

Sejarah Betawi

Menurut seorang sejarawan, Yahya Andi Saputra yang dikutip team wikimedia suku Betawi yang mendiami wilayah Jakarta berasal dari Nusa Jawa. Dulu Nusa Jawa adalah sebuah kesatuan budaya dengan kesenian, bahasa dan kepercayaan yang sama dan terpecah menjadi beberapa suku bangsa karena adanya pengaruh dari luar, munculnya kerajaan-kerajaan dan perkembangan ekonomi. Suku Betawi asli menggunakan bahasa kawi (bahasa jawa kuno) dan beberapa diantaranya mengenal abjad jawa (hanacaraka).

Bahasa Suku Betawi

Suku Betawi menggunakan bahasa Betawi dengan aksen Melayu yang mencerminkan kebudayaan suku Betawi secara keseluruhan. Bahasa ini merupakan hasil dari asimilasi budaya asli Indonesia atau bahkan budaya asing yang masuk ke kawasan ini.

Suku Betawi yang dulunya berbahasa kawi ini beralih menggunakan bahasa Melayu karena banyaknya pendatang dari kawasan Melayu seperti Kalimantan Barat dan Sumatera. Bahasa Betawi adalah bahasa informal yang digunakan oleh masyarakat Jakarta di samping penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi mereka.

Baca juga artikel kami lainya tentang olah raga panahan sedang berkembang di indonesia

Makanan Khas Betawi

Laksa betawi, gabus pucung, sayur godog, sayur babanci, ayam sampyok, soto betawi, asinan betawi, kerak telor, nasi uduk dan soto tangkar adalah makanan khas suku Betawi yang mendiami kawasan Jakarta.

Selain makanan beberapa jenis kue khas juga terdapat di daerah ini seperti kue talam, kue rangi, kue cucur, kue kembang, kue kelen, sengkulun, kue kembang goyang, andepite, putu mayang, kue cente manis, kue ape, kue dongkal, kue pepe, kue geplak, roti buaya dan juga dodol betawi. Sedangkan untuk minuman, suku betawi terkenal dengan minuman es goyang, selendang mayang hingga bir pletok yang sangat legendaris bandarQ.

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/jurnalisme-warga/wacana/17/10/26/oyf7l5440-asalusul-sebutan-betawi

Sidebar